Cara Penggunaan

Jati Belanda (Guazoma ulmifollia) adalah solusi terbaiki anda untuk membantu menurunkan berat badan & lemak dalam tubuh. Minumlah Jati Belanda secara teratur 2X sehari@ 2 kapsul (pagi dan malam). Dianjurkan untuk meningkatkan konsumsi sayuran dan buah-buahan yang tinggi serat. Minum air dalam jumlah yang banyak. Batasi asupan makanan tinggi karbohidrat dan gula, sertai dengan olahraga teratur, diet rendah kalori dan rendah lemak.

JATI BELANDA | Menurunkan Berat Badan | Membantu Menurunkan Berat Badan

Jati Belanda West indian Elm - Guazuma ulmifolia Menurunkan Berat Badan, Mengurangi Penyerapan Lemak dalam Tubuh. Membantu Menurunkan Berat Badan. Lemak tubuh diperoleh melalui 2 cara yaitu sintesis di dalam tubuh dan melalui makanan yang kita konsumsi setiap hari. Dalam keadaan Normal, tubuh hanya memerlukan lemak dalam jumlah tertentu. mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak, akan menyebabkan penumpukan lemak di dalam tubuh yang dimaksud dengan obesitas. Penyebab obesitas memang sebagian besar disebabkan karena gaya hidup yang kurang sehat terutama terkait makanan yang dikonsumsi di samping penyebab lain yang kecil antara lain lingkungan, keturunan, alcohol dan kurangnya aktifitas fisik. Tingkat obesitas seseorang dapat diukur dengan Rumus BMI (Body Mass Index). Apabila nilai BMI berada di antara 25 dan 29,9 maka masuk kategori overwight ( kelebihan berat badan) sedangkan diatas 30 masuk kategori obesity (kegemukan).
Rumus BMI : 
BMI = B   B (  k  g  )
          T   B2 (  m   )
BB = berat Badan
TB = Tinggi Badan
Akumulasi lemak berlebihdi dalam tubuh dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan karena organ jantung harus bekerja extra keras unruk memompa darah keseluruh tubuh dikarenakan pembuluh darah terjepit diantara lemak didaging. Selain itu, lemak di dalam pembuluh darah dapat mengendap dan mempersempit pembuluh darah. Hal tersebut akan menyebabkan komplikasi antara lain kolestrol, Deabetes Melitus Tipe 2, hipertensi, sakit ginjal, stroke hingga kematian. Obesitas dapat diatasi dengan Pemberian obat, olahraga, diet atau operasi. pemberian Obat biasanya disukai karena hasilnya lebih baik, namun efek sampingnya juga membahayakan. Hampir semua obat obesitas menyebabkan kerusakan terutama din jantung, ginjal pada pengkonsumsian rutin. Pengkonsumsian HERBAL seperti JATI BELANDA DAPAT MENGHINDARKAN DARI EFEK SAMPING tersebut karena aman dikonsumsi dalam jangka waktu lama.

Rumus Berat Badan Ideal

Rumus Berat Badan Ideal

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Khasiat Jati Belanda

Khasiat dan mekanisme kerja JATI BELANDA
Jati Belanda bekerja dengan cara melapisi dinding usus halus sehingga ketika makanan melewati usus halus, lemak yang di dalamnya tidak dapat diserap oleh permukaan usus. Hal ini akan mengurangi penimbunan lemak tubuh. Ketika beraktifitas atau berolagraga, lemak yang telah ada di dalam tubuh akan dirombak menjadi energi untuk memenuhi kebutuhan kita sehingga lemak tubuh kita akan berkurang dan berat badan kita menjadi ideal. Selain Berfungsi sebagai penurun berat badan tubuh dengan mekasnisme fat blocker, Jati Belanda juga memiliki banyak kasiat lain yang bermanfaat, antara lain:
  1. mengurangi kadar gula dalam darah (antihiperglikemia)
  2. menormalkan profil lipid darah (antihiperlidemia)
  3. memiliki aktifitas anti oksidan dengan menghambat lipid peroksida dan radikal hidroksil
  4. memiliki aktifitas sebagai anti inflamasi (anti peradangan)
  5. dapat digunakan sebagai terapi pendamping pada gangguan kardiovaskuler dan dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
Jati Belanda (Guazoma ulmifollia) efektif untuk membantu menurunkan berat badan & lemak dalam tubuh. Minumlah Jati Belanda secara teratur 2X sehari@ 2 kapsul (pagi dan malam). Dianjurkan untuk meningkatkan konsumsi sayuran dan buah-buahan yang tinggi serat. Minum air dalam jumlah yang banyak. Batasi asupan makanan tinggi karbohidrat dan gula, sertai dengan olahraga teratur, diet rendah kalori dan rendah lemak.

Jati Belanda Si Pelangsing Pengusir Kaki Gajah

Jati Belanda Si Pelangsing Pengusir Kaki Gajah

INDONESIA sebagai salah satu negara yang kaya akan sumber daya alam, merupakan negara yang sangat potensial dalam bahan baku obat. Ribuan jenis tumbuhan yang diduga berkhasiat obat, sudah sejak lama secara turun-temurun dimanfaatkan oleh masyarakat kita. Biasanya, selain untuk pengobatan juga dimanfaatkan sebagai pencegahan dan pemulihan stamina serta kosmetika.

Adalah Guazuma ulmifolia Lamk atau yang dikenal di Indonesia dengan nama jati belanda, merupakan tanaman yang tumbuh baik di iklim tropis seperti negara kita ini. Tanaman dari kelas Dicotyledonae ini termasuk dalam famili Sterculiaceae, dan diduga berasal dari negara Amerika yang beriklim tropis. Tanaman ini tumbuh di dataran rendah sampai dengan ketinggian 800 mdpl. Jati belanda biasanya ditanam sebagai pohon peneduh, tanaman pekarangan atau tumbuh liar begitu saja.

Jati belanda atau jati londo dalam bahasa Jawa, dan dikenal dengan nama bastard cadar dalam bahasa Inggris, merupakan pohon yang berbatang keras bercabang, berkayu bulat dengan permukaan batang yang kasar, dan berwarna coklat kehijauan. Daunnya berbentuk bulat telur berwarna hijau dengan pinggiran bergerigi, permukaan kasar, ujung rucing, pangkal berlekuk, pertulangan menyirip berseling, dan berukuran panjang 10-16 cm serta lebar 3-6 cm. Bunganya, berwarna kuning, berbau wangi serta memiliki titik merah di bagian tengah, berbentuk mayang dan muncul di ketiak daun. Buah dari tanaman ini berbentuk bulat, keras, memiliki lima ruang, permukaan tidak rata berwarna hijau ketika muda dan berubah menjadi cokelat kehitaman setelah tua.

Tanaman ini biasanya diperbanyak dengan biji, cara memperbanyak dengan cangkok masih sulit dilakukan dengan tingkat keberhasilan 50 persen. Ditambah lagi, cara setek dengan perlakuan khusus sekalipun belum banyak membantu. Daun Jati belanda akan siap dipanen ketika pohon sudah berumur 2-3 tahun dan akan berbuah setelah berumur kurang lebih 5-6 tahun.


Khasiat daun

Saat ini, jati belanda masih jarang dibudidayakan secara intensif. Selain itu, bibit tanaman juga masih jarang ditemukan dalam jumlah besar. Jika ada, harganya pun relatif mahal, yaitu sekira Rp 5.000,00 per bibit dengan ukuran tinggi pohon 0,5 meter. Hal ini bisa dimaklum karena pengadaan bibit jati belanda tak semudah pengadaan bibit tanaman lain. Namun, jika dilihat dari khasiat dan kegunaan dari tanaman ini, harga tersebut menjadi tak berarti.

Daun, buah, biji, dan kulit kayu bagian dalam merupakan bagian tanaman yang bisa dipergunakan sebagai obat. Secara umum, zat utama yang terkandung dari seluruh bagian tanaman adalah tanin dan musilago. Kandungan lainnya yaitu resin, flavonoid, karotenoid, asam fenolat, zat pahit, karbohidrat, kafein, terpen, juga senyawa – senyawa lain seperti sterol, beta-sitosterol, friedelin-3-alfa-asetat, friedelin -3-beta-ol,alkoloida serta karbohidrat dan minyak lemak.

Tanin yang banyak terkandung di bagian daun, mampu mengurangi penyerapan makanan dengan cara mengendapkan mukosa protein yang ada dalam permukaan usus. Sementara itu, musilago yang berbentuk lendir bersifat sebagai pelicin. Dengan adanya musilago, absorbsi usus terhadap makanan dapat dikurangi. Hal ini yang yang menjadi alasan banyaknya daun jati belanda yang dimanfaatkan sebagai obat susut perut dan pelangsing. Dalam perkembangannya, daun jati belanda juga banyak dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit kolesterol dan rematik gout.

Tak hanya sampai di situ, dewasa ini daun jati Belanda juga dapat digunakan sebagai obat elephantiasis atau penyakit kaki gajah. Gejala khas yang timbul dari penyakit ini adalah adanya pembengkakan yang sangat besar pada jaringan – jaringan pengikat dan pembuluh getah bening yang. Penyakit ini disebabkan oleh aktivitas sejenis cacing yang menyumbat aliran getah bening.


Cara meramu

Sebagian sumber berpendapat, bagian tanaman yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit kaki gajah adalah bagian kulit kayu sebelah dalam. Namun, ada sumber lain yang menyebutkan bahwa daunnya pun apalagi jika dicampur dengan ramuan lain maka dapat pula dimanfaatkan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

Untuk mengobati kaki gajah, daun yang akan digunakan sebagai ramuan dipilih daun yang segar dan berwarna hijau tua. Daun diambil secukupnya, dikeringkan dengan cara diangin – anginkan, tetapi harus dihindarkan dari cahaya matahari langsung karena dapat mengubah warna daun menjadi cokelat kehitaman. Pengeringan yang tidak benar akan mengurangi khasiat zat aktif yang dikandungnya.

Selanjutnya, daun yang sudah kering digiling sampai menjadi serbuk. Serbuk diambil kira – kira sebanyak 20 gram serbuk, kemudian seduh dengan air panas, disaring, dan air saringannya diminum sehari 2 kali. Selain itu, untuk menambah efek farmakologi dari ramuan ini, bisa juga dengan cara menambahkan rimpang bangle atau panglai (bahasa Sunda). Caranya, ambil tujuh lembar daun jati belanda dan sebesar jari rimpang bangle. Bahan – bahan dicuci hingga bersih kemudian direbus dengan satu setengah gelas air hingga tersisa kira – kira satu gelas lagi. Setelah dingin disaring, dan dibagi menjadi 2 untuk diminum pagi dan sore hari.

Harus diakui, bahwa cara kerja dan efek farmakologi dari daun jati belanda sebagai obat kaki gajah belum diteliti secara nyata. Namun, tidak ada salahnya apabila kita mencoba menggunakan tanaman ini sebagai salah satu pengobatan alternatif dalam mengatasi penyakit kaki gajah.***PR-9-3-2006

Joni Hendri, Am.A.K.
Alumnus Analis Kesehatan, Poltekkes Bandung dan Teknisi Litkayasa di Loka Litbang P2B2 Ciamis, Balitbang Kesehatan RI.
Contact Person
Ummatin Telp / SMS : 085 733 019 425
Sholihin Telp / SMS : 089 678 1191 28